Jurus Mengendalikan Perasaan

27 Mar

Oleh : Agus Prasetya

Perasaan yang dialami seseorang seringkali mempengaruhi tindakan dan pikiran. Padahal seharusnya seseorang tidak boleh dikuasai oleh perasaan akan tetapi kita lah yang seharusnya menguasai perasaan. Sesuai dengan judulnya, tulisan ini akan sedikit mengulas tentang cara praktis dan ampuh  mengendalikan perasaan. Perasaan-perasaan yang akan dikendalikan disini adalah perasaan yang seringkali menghalangi kita untuk bertindak. Misalnya saja perasaan takut, dengan adanya rasa takut kita sering mengurungkan niat dalam melakukan sesuatu. Kalau takut dalam hal melakukan keburukan itu bagus, tetapi takut dalam hal melakukan kebaikan sangat “diharamkan”. Memangnya ada orang yang takut melakukan kebaikan? Tentu ada, bahkan mungkin kita juga pernah mengalaminya (tapi biasanya tidak menyadari). Contoh gampangnya misal ada orang muslim yang takut berdakwah dengan berbagai macam dalih. Padahal bukankah dakwah merupakan suatu kebaikan? Kenapa ketakutan model begini juga bisa terjadi? Kalau dalam bahasa konseling, hal seperti ini disebabkan karena adanya syndrom “irrational beliefs”. Virus apakah “irrational beliefs” itu? Ini insya Allah akan kita bahas di tulisan yang lain, sekarang kita fokus saja tentang bagaimana mengendalikan perasaan.

Perasaan-perasaan yang membuat kita terhalang untuk melakukan suatu tindakan sebenarnya memang sulit atau bahkan tidak bisa dihilangkan. Makanya disini kita tidak membahas bagaimana menghilangkan perasaan tersebut. Akan tetapi kita akan membahas bagaimana mengendalikan perasaan tersebut sehingga tidak memiliki pengaruh lagi bagi kita. Misalnya saja perasaan takut untuk berbicara di depan umum yang memang sulit untuk dihilangkan, bahkan konon pembicara-pembicara hebat pun tidak mampu menghilangkan perasaan ini secara total, namun mereka tetap mampu untuk mengendalikannya. Contoh lain misalnya perasaan takut untuk pergi ke kamar mandi karena khawatir ada hantu juga merupakan ketakutan yang  harus dikendalikan. Nah, dengan apakah kita mengendalikannya? Yaitu dengan satu jurus ampuh SLS (sudah lakukan saja).

Misalnya kita takut untuk berbicara di depan umum (public speaking), maka untuk membuat rasa takut tersebut tidak berdaya adalah dengan melakukan aktivitas yang kita takutkan tadi. Dengan kata lain, kita harus melakukan pablic speaking agar rasa takut tersebut walaupun tetap ada namun tidak memberi pengaruh yang berarti bagi kita. Ketika anda sudah melakukan public speaking, entah itu presentasi atau yang lainnya maka saya berani menjamin bahwa anda sudah tidak terpengaruh oleh rasa takut. Buktinya apa kalau anda sudah tidak terpengaruh oleh rasa takut?  Ya buktinya anda sudah berani melakukannya, kalau anda terpengaruh kan tentu tidak melakukannya. Kalau misalnya setelah itu ada rasa takut lagi bagaimana? Ya harus dilawan lagi dengan jurus SLS (sudah lakukan saja), dijamin dia tidak akan berdaya. kalau misalnya masih muncul lagi ya tetap SLS lagi, dan seterusnya. Lalu bagaimana jika dengan rasa takut tersebut kemudian mempengaruhi penampilan? Nah, itu masalah lain, fokus pembahasan kita yang penting berani melakukan dulu. Masalah penampilan itu masalah skill, berarti itu perkara latihan dan habits.

Jurus SLS juga tidak hanya ampuh untuk mengatasi perasaan takut saja. Perasaan malas yang sering membuat kita enggan bertindak juga bisa dilumpuhkan dengan jurus  ini. Caranya bagaimana? Caranya cukup mudah, ketika anda merasa malas maka sudah lakukan saja apa yang anda malaskan. Misalnya anda malas belajar maka solusinya ya belajar saja. Tapi nanti kalau dipaksa seperti itu kan hasilnya gak maksimal? iya, tapi kan tetap ada hasilnya. Berbeda ketika anda tidak melakukannya sama sekali maka tentu tidak ada hasilnya sama sekali. Hasil yang tidak maksimal lebih berharga dari pada tidak ada hasilnya sama sekali. Maka dari itu intinya adalah “Sudah lakukan saja”, sebab perasaan kita sebenarnya akan kalah dengan tindakan kita. Dengan syarat kita harus tegas untuk melawan perasaan dengan perbuatan.

Cattn : dilarang keras menggunakan jurus ini untuk kejahatan :-)
share
Social Bookmarking

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>